kedewaan

By anada arliansah

kedewaan
Bayang jiwaku berkata dalam kebenaran dan bertopengkan keangkuhan diatas dalih keputusasaan dalam hapalan dunia kemanusiaan, dengan dipayungi dengan garisan tinta kebiadaban diterjemahkan dalam ungakapan penyesalan diatas dalih kebenaran kemanusiaan.
Aku bertopengkan nurani mengatas namakan nayian jiwa dalam bentuk lengangan jalan dewa merasa menderita, aku kenakan jubah dewata dan bermahkotakan duri angkara murka diistana rumah tua dari dedaunan tujuh rupa didunia penuh hina.
Kini Aku bukan pengembara mengunakan unta di alam tidak bernyawa, tapi aku hanya binatang hina lahir dari nafsu dunia dengan kecacatan jiwa dalam pertentang raga, dan aku juga bukan sosok dewata dalam tulisan bahasa surga disampaikan dalam dunia melalui sebuah rupa manusia tertulis dalam tinta dunia, tetapi aku hanyalah manusia yang merinduakan belayan surga dengan syair manusia, dalam rupa binatang hina di dunia malapetaka.

Tag:

Tinggalkan Balasan