Ku berdiri Diantara batu keresahan dan tanah yang penuh dengan kemarahan, yang selalu menanti secercah sinar kebeningan, yang memacu langkah menuju perubahan, dinegri yang pimpin oleh raja dengan mengatas namakan peradapan menuju sejahteraan, di atas dalih keserakah dan kebiadaban belaka.
Dada terasa sesak jantung ku semakin bedetak keras dalam jebakan kegalauan, di alam negri penuh keserakahan dan kebiadapan. Kepala ku selau bertanya akan kemana aku berada ?, apakah ku akan mejalani hidup yang sama dengan DIA diatas dalih hasrat manusia ?, atau kah aku akan selalu berusahan memacukan tenaga menuju negri yang selalu menjujung tinggi keseimbangan jagat raya, demi keberlansungan seisi dunia ?, namun akan kah itu hanya imajinasi saja, yang menjadi dongen manusia, di negri yang selalu mendewakan nafsu serakah aja.
Akan kah ku harus menjadi bagian dalam struktur raja, yang akan mempengaruhi pemimpin alam jagad raya sehingga tercipta negri sejahtera, yang selalu menjujung tinggi keseimbangan dunia, demi keberlansungan seisinya. Namun itu hasrat prustasi belaka dalam negri yang hina bina, karna ku masih percaya pada sang raja.
Arsip untuk Juli, 2008
Pelacuraan
Juli 26, 2008Hasrat Manusiawi
Juli 25, 2008Dada terasa sesak terkena serangan batang kemaluan bak sejata rudal berkekuatan ribuan meluncur menuju titik serangan dikendalikan oleh sang peguasa berwajah tampan hati berupa setan.
Puki terasa perih mulut trus merintih bagaikan suara tikus tergencet kardus diantara selah didinding yang halus. Rudal semakin melaju gerakan semakin menderu Napas pun bagaikan suara langkah sepatu sampai menuju sebuah titik kulminasi.
Seluruh badan terasa panas dengan keringant yang menganas baak dikurung dalam ruangan peti kemas dibawah matahari yang beringas.
Waktu terus melauju gerakan pingul terus dideru dan ruangan pun semakin tak menetu menbawa hasrat nafsu demi alas an anak cucu dibumi penuh candu.
Gerakan semakin dipacu hinga suara mulut pun bergema megikuti hasrat nafsu sampai akhir nya megeluarkan bercak putih baak susu dan tubuh pun lemah tak berdaya dalam kelelahan yang tiada , untuk alasan sebuah keturunan saja dialam dunia hina.